Di tengah pesatnya perkembangan Artificial Intelligence (AI), kemampuan manusia dalam berkomunikasi, berkolaborasi, dan membangun hubungan interpersonal tetap menjadi aspek penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang produktif. Menyadari hal tersebut, BINUS University menyelenggarakan kegiatan workshop bertajuk “Human Skills in an AI World: Why Emotional Intelligence Matters More Than Ever” pada 5 November 2026, bertempat di World Harvest Center.

Kegiatan ini menghadirkan Ibu Marisa Karsen, S.Kom., M.M., selaku Head of Information Systems Program BINUS sekaligus Dosen Sistem Informasi, sebagai pembicara. Dalam workshop ini, peserta diajak untuk memahami bahwa perkembangan teknologi AI tidak hanya menuntut kemampuan dalam menguasai teknologi, tetapi juga kemampuan manusia dalam mengelola emosi, berkomunikasi secara efektif, serta membangun kolaborasi yang positif di lingkungan kerja.

Melalui sesi pembelajaran dan diskusi, peserta yang merupakan staff dari IFGF & World Harvest memperoleh pemahaman mengenai pentingnya kecerdasan emosional (emotional intelligence) dalam menghadapi dinamika dunia kerja yang terus berubah. Beberapa aspek yang menjadi perhatian dalam workshop ini meliputi peningkatan kemampuan komunikasi dan kerja sama, pengembangan kecerdasan emosional untuk membangun hubungan profesional yang positif, serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan proses dan pola kerja akibat perkembangan teknologi.

Selain itu, peserta juga diajak untuk melihat bagaimana AI dapat dimanfaatkan secara bijak sebagai teknologi pendukung pekerjaan sehari-hari. Pemanfaatan AI diharapkan dapat membantu meningkatkan efektivitas dan produktivitas kerja, tanpa mengesampingkan peran manusia dalam pengambilan keputusan, penyelesaian masalah, serta membangun hubungan dan interaksi antarsesama.

Melalui kegiatan ini, BINUS University berharap para karyawan dapat terus mengembangkan kompetensi diri, baik dalam aspek teknologi maupun keterampilan interpersonal. Sebab, di tengah kemajuan AI, kemampuan manusia seperti empati, komunikasi, kolaborasi, dan kecerdasan emosional tetap menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang adaptif, harmonis, dan berkinerja optimal.