Mengusung tema “Weaving Sumba’s Future Through Education”, program ini dirancang untuk mendukung pengembangan kapasitas guru sekaligus memperluas pengetahuan dan keterampilan siswa di Sumba. Salah satu agenda utamanya adalah persiapan menghadapi Olimpiade Sains Nasional (OSN) melalui pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), dan Matematika untuk jenjang SD dan SMP.

Pembukaan Program dan Pembelajaran OSN

Siswa SD dan SMP mengikuti pembelajaran persiapan OSN yang mencakup IPA, IPS, dan Matematika. Kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi siswa untuk memperdalam pemahaman terhadap materi yang telah dipelajari sekaligus berlatih menghadapi kompetisi akademik. Pada waktu yang bersamaan, para guru mengikuti workshop bertajuk “AI untuk Mempermudah Administratif Guru dengan AI optimAI & PRIMA”. Materi yang dikembangkan oleh Dr. Suwarno, S.Si., M.Pd. ini disampaikan oleh Alia Naswa Haliza, mahasiswa berlatar belakang Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) yang juga mengajar IPA SD dalam program Teach For Sumba 2026.

Pembelajaran OSN dan Literasi Keamanan Digital

Materi persiapan OSN kembali diberikan kepada siswa SD dan SMP dalam bidang IPA, IPS, serta Matematika. Selain penguatan akademik, program juga memberikan perhatian terhadap pentingnya keterampilan digital bagi generasi muda. Siswa kelas 3 SMP mengikuti sesi edukasi “Keamanan Digital” yang dibawakan oleh Muhammad Habibi Hapizh. Materi ini membahas pentingnya menjaga keamanan saat beraktivitas di ruang digital, termasuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai bentuk penipuan daring.

Edukasi Pengelolaan Sampah dan Kreativitas melalui Eco Print

Mahasiswa BINUS, Muhammad Habibi Hapizh menyampaikan materi “Edukasi dalam Mengelola Sampah”. Penyampaian materi disertai permainan agar siswa dapat memahami pentingnya pengelolaan sampah melalui kegiatan yang lebih interaktif dan menyenangkan. Di sisi lain, siswa kelas 6 SD berpartisipasi dalam workshop pembuatan batik eco print dengan memanfaatkan daun sebagai elemen alami untuk menghasilkan motif pada kain. Kegiatan ini menjadi wadah bagi siswa untuk mengeksplorasi kreativitas sekaligus mengenal pemanfaatan bahan-bahan dari lingkungan sekitar.

Closing Ceremony dan Apresiasi bagi Peserta

Perayaan penutupan turut dimeriahkan dengan penampilan siswa. Siswa SD Kasih Agape Plus mempersembahkan tarian, sedangkan siswa SMP Kasih Agape Plus menampilkan pertunjukan pujian. Penampilan tersebut menjadi salah satu bentuk partisipasi siswa dalam merayakan berakhirnya program. Sebagai bentuk penghargaan atas keterlibatan dan partisipasi selama kegiatan, plakat, sertifikat, serta suvenir diberikan kepada para guru dan siswa OSN. Acara kemudian ditutup sebagai penanda selesainya rangkaian utama Teach For Sumba 2026 di sekolah.