Komitmen BINUSIAN melalui Program TFI untuk Merapi (Kisah I)

October 1, 2015

Erupsi Gunung Merapi yang terjadi beberapa waktu lalu tidak hanya memakan korban jiwa, namun juga merusak 867 hektare hutan di kawasan gunung ini yang berada di wilayah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, dengan total kerugian sekitar Rp33 miliar.

Dinas Kehutanan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memperkirakan 867 hektare hutan di kawasan Gunung Merapi di wilayah Kabupaten Sleman rusak akibat erupsi gunung itu, dan hutan seluas itu terdiri atas hutan negara di kawasan Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM), hutan rakyat, serta kebun rakyat, kata Sekretaris Dinas Kehutanan DIY Kardina, di Yogyakarta.

“Erupsi Merapi yang terjadi sejak 26 Oktober 2010 juga menyebabkan migrasi satwa dan membakar sarang burung elang Jawa di kawasan itu,”

Bahkan di kawasan hutan seluas 310 hektare itu terdapat 247.520 jenis pohon yang mengalami kerusaka akibat terjangan awan panas dan material vulkanik yang disemburkan Gunung Merapi. Data yang dipublikasikan oleh Dinas Kehutan di atas mengindikasikan setiap hektare hutan memiliki 800 pohon yang terdiri atas pohon pinus, kina, dadap, tegakan manisrejo, kemlanding gunung, pakis, pesek, sowa, cemara gunung, akasia, dikaren, bintami, edelweis, dan berbagai jenis bambo lainnya,

Berdasar sebuah kenyataan miris di atas,

TFI BINUS bersama dengan Pundi Amal SCTV di dukung oleh  Komunitas tim penghijauan lereng merapi Sleman Yogyakarta, Departemen Pertanian dan Kehutanan. Mengadakan penghijauan dikawasan lereng merapi dengan menanam tanaman kayu seperti Beringin, Sengon, Cemara, kinah dll, untuk kawasan dusun kinahrejo/pelemsari kami rencanakan sebagai wisata agro yg mana telah kami mulai dengan penanaman pohon buah-buahan seperti klengkeng itoh,rambutan, durian, jeruk. Seluas kurang lebih 60 hektar dan 32.036 bibit. Dan terselesaikan selama 3 bulan.Ada yang di tanam di bantaran kali dan ada yang di berikan kepada warga.

  1. Umbulharjo, Cangkringan meliputi : Dusun Kinahrejo dan  Dusun Pangukrejo yang melewati hulu kali opak dan kali kuning dengan wilayah penghijauan seluas 15 Hektar.
  2. Kepuharjo, Cangkringan meliputi : Dusun Petung dan Dusun Kopeng yang melewati Hulu kali opak dan Hulu kali gendol dengan  wilayah penghijauan seluas 15 Hektar.
  3. Bantaran Kali Kuning sepanjang 4 km  yang melewati 5 dusun yaitu  Dusun Kinahrejo, Dusun Pelemsari, Dusun Ngrangkah, Dusun Pangukrejo, Dusun Sidorejo dengan  wilayah penghijauan seluas 7 Hektar
  4. Bantaran Kali Opak sepanjang 8 km  yang melewati 5 dusun yaitu  Dusun Kinahrejo, Dusun Ngrangkah, Dusun Telukan, Dusun Kaliadem, Dusun Petung, Dusun Gondangpusung, Dusun Bulak Salak, Dusun Girikerto dengan  wilayah penghijauan seluas 14 Hektar
  5. Bantaran Kali Gendol sepanjang 5 km  yang melewati area perbukitan yaitu Klangon, Kalitengah Lor, Kalitengah Kidul, Kopeng dengan  wilayah penghijauan seluas 8 Hektar 

Langkah nyata yang dilakukan selain dengan konsep terprogram seperti di atas, pada saat tanggap darurat tim TFI BINUS dan Pundi Amal SCTV jg melakukan kegiatan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis, dll.

Serta di berikannya sekitar 600 paket alat tulis yang berisi : buku + tas + alat tulis, yang merupakan sumbang sih dari Komunitas BINUSIAN (Mahasiswa, dosen, siswa, orang tua siswa, pimpinan dan staf) serta non BINUSIAN

Tujuan dari Program Penghijauan ini adalah untuk membantu mengembalikan ekosistem sebagian wilayah Merapi.

merapi 2 merapi 4 merapi 5 merapi 1 merapi 3 merapi 8 merapi 12 merapi 6 merapi 9 merapi 11 merapi 7 merapi 10