Learning Express Program 2 – 13 September 2019

September 15, 2019

Learning Express (LeX) Program ini adalah Proyek Inovasi Sosial Luar Negeri yang diprakarsai oleh Singapore Polytechnic International bekerja sama dengan Teach For Indonesia, Binus University, di mana para mahasiswa menyelesaikan proyek dalam waktu 2 minggu. Mahasiswa menggunakan metodologi Design Thinking untuk bersama-sama menciptakan solusi prototipe inovatif untuk masalah kehidupan nyata. Mereka mengembangkan pemahaman tentang masalah yang dihadapi oleh komunitas luar negeri dalam konteks sosial, ekonomi & budaya politik mereka, dan menganalisis masalah ini dari berbagai perspektif.

Melalui proyek ini, mahasiswa dapat menerapkan keterampilan kerja tim dan komunikasi mereka, mengembangkan pemahaman yang lebih baik tentang diri mereka sendiri, berempati terhadap komunitas yang mereka layani, dan menyadari dampak positif yang dapat mereka buat dalam kehidupan komunitas yang membutuhkan. Sebagai tambahan, kegiatan ini dilakukan dari tanggal 2 – 13 September 2019 di Rusunawa Pesakih dengan tiga proyek yang diinisiasi, antara lain: Waste Management, Community Engagement, dan Community Farming.

_____________________________________________________________________________________________________

Learning Express Program (LeX) is the Overseas Social Innovation Project initiated by Singapore Polytechnic International in collaboration with Teach For Indonesia.The students completed the project within 2 weeks. By using Design Thinking Methodology, students of BINUS UNIVERSITY and Singapore Polytechnic International collaborated to create innovative prototype solutions for real life problems. They develop an understanding of the problems faced by foreign communities in their political social, economic & cultural contexts, and analyze these problems from various perspectives.

Through this project, students can apply their teamwork and communication skills, develop a better understanding of them, empathize with the communities they serve, and realize the positive impact they can make in the lives of communities need.

In addition, these activities were carried out from 2 – 13 September 2019 in Rusunawa Pesakih with three projects initiated, including:
1. Waste Management,
2. Community Engagement, and
3. Community Farming.