Talkshow “Peduli Autoimun, Penyakit Perempuan & Anak” 9 Juli 2017

July 13, 2017

JAKARTA-APL Tower 41st Floor, Central Park Jakarta

Menyemarakkan rangkaian acara peringatan Hari Anak Nasional, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (KPP-PA RI), Marisza Cardoba Foundation (MCF), dan PT. Gramedia Pustaka Utama (GPU) menyelenggarakan talkshow kesehatan bertajuk “Peduli Autoimun, Penyakit Perempuan dan Anak”. Acara yang dihadiri hampir 1000 orang ini digelar di APL Tower lantai 41 Central Park Jakarta dan diliput oleh 30 media nasional, serta menghadirkan narasumber antara lain DR.dr.Iris Rengganis SPPD-KAI selaku pakar autoimun dan President Board of Supervisors MCF, Anisa Fikalonanda (penyintas autoimun cilik inspiratif binaan MCF), Lilik Sudarwati S.Psi,MH (mantan atlet bulu tangkis juara dunia RI, Board of Supervisors MCF) yang akan mengupas tentang The Power of Caregiving dalam perkembangan kesehatan pasien,  drg.Siska Liliana Muliadi (inspirator nasional PUSPA KPP-PA RI, Board of Advisors MCF) yang akan membahas kaitan Lima Dasar Hidup Sehat (LDHS) dengan kemajuan suatu bangsa, serta Yonita Chandra DVM,MBA (dokter hewan, Board of Supervisors MCF) dan Yennel S.Suzia yang merupakan penyintas autoimun inspiratif yang berkarya dengan autoimunnya. Acara ini dipandu oleh Jason Sambouw, pewarta berita Metro TV yang juga adalah Duta Autoimun MCF. Acara ini juga didukung oleh Laboratorium Prodia, Hai Dokter, puluhan relawan dari Teach For Indonesia, Gita Prasanthi Choir, dan sanggar tari bali.

Autoimun adalah penyakit yang sama kejamnya dengan kanker. Studi epidemiologi di dunia telah mengidentifikasi lebih dari 100 jenis penyakit autoimun. Penyakit autoimun adalah penyakit yang kronis, dapat menyebabkan kematian, dan tentunya membutuhkan biaya kesehatan yang tinggi. Saat ini penyintas autoimun semakin meningkat di dunia. Di Amerika Serikat, tercatat 50 juta penduduknya adalah penyintas autoimun, dengan 80% penyintasnya adalah perempuan dan anak. Autoimun juga menjadi penyebab utama kematian pada perempuan usia muda dan pertengahan. Rata-rata penyintas mengakui mengalami perasaan terpuruk, terlebih karena situasi ini tidak dipahami oleh diri mereka sendiri dan kebanyakan orang. Kesadaran masyarakat memang masih sangat minim. Menyikapi fakta tersebut, Marisza Cardoba Foundation (MCF) tak hanya berkerja sama dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, namun lebih khusus dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia. (KPP-PA RI).

Salam Komunitas ^^.